BERBAGAI JENIS BILANGAN

bilanganDidalam pemrograman dengan bahasa assembler, bisa digunakan berbagai jenis bilangan. Jenis bilangan yang bisa digunakan, yaitu: Bilangan biner, oktaf, desimal dan hexadesimal. Pemahaman terhadap jenis-jenis bilangan ini adalah penting, karena akan sangat membantu kita dalam pemrograman yang sesungguhnya.

BILANGAN BINER
Sebenarnya semua bilangan, data maupun program itu sendiri akan diterjemahkan oleh komputer ke dalam bentuk biner. Jadi pendefinisisan data dengan jenis bilangan apapun(Desimal, oktaf dan hexadesimal) akan selalu diterjemahkan oleh komputer ke dalam bentuk biner. Bilangan biner adalah bilangan yang hanya terdiri atas 2 kemungkinan(Berbasis dua), yaitu 0 dan 1. Karena berbasis 2, maka pengkorversian ke dalam bentuk desimal adalah dengan mengalikan suku ke-N dengan 2N. Contohnya: bilangan biner 01112 = (0 X 23) + (1 X 22) + (1 X 21) + (1 X 20) = 710.

BILANGAN DESIMAL

Tentunya jenis bilangan ini sudah tidak asing lagi bagi kita semua. Bilangan Desimal adalah jenis bilangan yang paling banyak dipakai dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kebanyakan orang sudah akrab dengannya. Bilangan desimal adalah bilangan yang terdiri atas 10 buah angka(Berbasis 10), yaitu angka 0-9. Dengan basis sepuluh ini maka suatu angka dapat dijabarkan dengan perpangkatan sepuluh. Misalkan pada angka 12310 = (1 X 102) + (2 X 101) + (1 X 100).

BILANGAN OKTAL
Bilangan oktal adalah bilangan dengan basis 8, artinya angka yang dipakai hanyalah antara 0-7. Sama halnya dengan jenis bilangan yang lain, suatu bilangan oktal dapat dikonversikan dalam bentuk desimal dengan mengalikan suku ke-N dengan 8N. Contohnya bilangan 128 = (1 X 81) + (2 X 80) = 1010.

BILANGAN HEXADESIMAL
Bilangan hexadesimal merupakan bilangan yang berbasis 16. Dengan angka yang digunakan berupa:
0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F.
Dalam pemrograman assembler, jenis bilangan ini boleh dikatakan yang paling banyak digunakan. Hal ini dikarenakan mudahnya pengkonversian bilangan ini dengan bilangan yang lain, terutama dengan bilangan biner dan desimal. Karena berbasis 16, maka 1 angka pada hexadesimal akan menggunakan 4 bit.

Advertisements

Coffee Soda

Coffee Soda

Coffee Soda

Ingredients:
3 c Chilled double-strength coffee
1 tb Sugar
1 c Half and half
4 Scoops (1 pint) coffee ice cream
3/4 c Chilled club soda
Sweetened whipped cream, 4
Maraschino cherries,
Chocolate curls or cocoa, for garnish, optional
How To:
Combine the coffee and sugar blend in the half and half fill 4 soda glasses halfway with the
coffee mixture, add a scoop of ice cream and fill the glasses

Arabian Coffee

Arabian Coffe

Arabian Coffe

Ingredients:
1/2 litre (about 1 pint) water
3 tablespoons coffee
3 tablespoons (or more) sugar
1/4 teaspoon cinnamon
1/4 teaspoon Cardamom
1 teaspoon vanilla or vanilla sugar

How To:
Mix all ingredients in a saucepan and heat

Alexander Espresso

Ingredients:
• 1 cup Cold water
• 2 tb Ground espresso coffee
• ½ Cinnamon stick (3″ long)
• 4 ts Crème de Cacao
• 2 ts Brandy
• 2 tb Whipping cream, chilled
• Grated semisweet chocolate to garnish

Alexander Expresso

Alexander Expresso

How To:
Break out your espresso machine for this one or just make really strong coffee with a small
amount of water. Break cinnamon stick into small pieces and add to hot espresso. Allow to
cool for 1 minute. Add crème de cacao and brandy, and stir gently. Pour into cute
demitasse cups. Whip the cream, and float some cream on top of each cup. For looks,
garnish with grated chocolate

Operating Sistem dan Distro Linux (3)

Logo Linux

Logo Linux

Logo Linux

Logo Linux

Operating Sistem dan Distro Linux (2)

Logo Linux

Logo Linux

Logo Linux

Logo Linux

Operating Sistem dan Distro Linux (1)

Logo Linux

Logo Linux

Logo Linux

Logo Linux